JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi memulai pembangunan program prioritas Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Penandatanganan kontrak pengerjaan proyek konstruksi ini dilaksanakan di Jakarta oleh Pejabat Pembuat Komitmen Ditjen Perikanan Tangkap bersama pimpinan CV Cahaya Firatama. Langkah awal ini menjadi komitmen nyata pemerintah dalam mentransformasi kawasan pesisir agar lebih tertata, modern, serta berdaya saing tinggi.
Proyek pembangunan infrastruktur pesisir ini berpusat di Desa Mootinelo, Kecamatan Bone Raya, dengan dukungan masa pelaksanaan kerja selama 135 hari kalender. Seluruh pengerjaan fisik di lapangan akan dikawal langsung oleh PT Agrinas Jaladri Nusantara yang bertindak sebagai Tim Konsultan Pengawas resmi. Pembangunan sarana terpadu ini diharapkan mampu mendorong produktivitas nelayan lokal sekaligus memperkuat rantai dingin hasil tangkapan laut.Menindaklanjuti penandatanganan kontrak tersebut, KKP menggelar pengarahan strategis hibrid di Ruang Rapat Tuna, Gedung Mina Bahari IV, Kantor Pusat KKP, Jakarta. Agenda utama pertemuan ini dihadiri oleh jajaran Inspektorat Jenderal, para Pejabat Pembuat Komitmen, serta pimpinan pihak penyedia jasa. Pertemuan penting ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah, target kualitas, dan jadwal kerja pelaksanaan proyek KNMP tahun anggaran 2026.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan Pakta Integritas sebagai jaminan keterbukaan serta tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah. Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Ady Candra, menegaskan bahwa seluruh pihak wajib mematuhi ketentuan dan standar kualifikasi. Hal ini penting demi menjaga mutu bangunan dan memastikan prinsip akuntabilitas publik tetap dijunjung tinggi sepanjang proses pembangunan.
Melalui sinergi antarinstansi dan pengerjaan tepat mutu, kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih ini ditargetkan membawa dampak positif bagi masyarakat. Kehadiran sarana baru ini diproyeksikan dapat mempercepat roda ekonomi pesisir dan meningkatkan taraf hidup para nelayan di Bone Bolango. KKP pun optimistis fasilitas ini akan menjadi simpul pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di kawasan Gorontalo.




